Beranda Headline Rifa Pesimis Proses Hukum Terhadap AH Berlanjut

Rifa Pesimis Proses Hukum Terhadap AH Berlanjut

JAKARTA, Korban dugaan intimidasi dan ancaman Rifa Handayani membenarkan jika inisial AH itu adalah Airlangga Hartarto yang saat ini menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar sekaligus Menteri Koordinator Perekonomian di Kabinet Jokowi – Ma’aruf Amin.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Rifa Handayani kepada media pada Kamis (30/12/2021) malam. Ternyata nama Airlangga Hartato juta disebutkan ketika membuat pengaduan ke Komnas HAM beberapa waktu lalu.

“Iya benar saat melakukan pengaduan ke Komnas HAM saya sebutkan langsung nama Airlangga Hartarto bukan memakai inisial. Bahkan bukan hanya ke Komnas HAM, tapi saat membuat laporan di Mabes Polri juga menyebutkan nama yang sama,” katanya.

Rifa juga menyampaikan harapannya kepada pihak terkait di Indonesia bisa menindaklanjuti pengaduan yang dilakukannya.”Saya berharap agar pihak-pihak yang menangani ini dapat bekerja secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Rifa menjelaskan meskipun agak pesimis dengan proses hukum yang ada di Indonesia, tapi saya yakin masih ada penegak hukum yang mau menindaklanjuti persoalan saya ini.

“Apalagi di Indonesia katanya terkenal dengan istilah hukum adalah panglima, maka siapapun yang telah melakukan perbuatan melawan hukum harus diproses sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkap wanita yang kini tinggal di Jepang itu.

Rifa mengungkapkan apa yang dilakukannya ini sudah mendapatkan dukungan dari sang suami. Jadi tidak benar jika ada informasi bahwa kami melakukan pemerasan dan sebagainya, karena ini demi nama baik dan harga diri keluarga kami.

“Selain itu kami tegaskan bahwa ini bukan semata-mata hanya untuk keluarga kami tetapi untuk membuat mata rakyat Indonesia agar tidak salah pilih pemimpin. Kita harus membuat bangsa ini lebih pinter makanya jangan mau dibodoh-bodohin ataupun ditakut-takuti,” tegasnya.

Untuk diketahui, lantaran merasa diintimidasi, Rifa Handayani melaporkan seorang politisi partai politik (parpol) berinisial AH dan istrinya YA ke Mabes Polri, Selasa (14/12/2021) lalu.

Rifa melaporkan AH dan YA atas tuduhan ancaman dan intimidasi yang dilakukannya di media sosial dengan sangkaan pelanggaran UU ITE. Di pertengahan Desember, Rifa mengatakan dirinya telah membuat laporan ke Bareskrim namun dipersulit.

“Jumat lalu saya telah membuat laporan ke Bareskrim, berkas saya tidak ditolak tapi dianggap kurang bukti dan harus ada yang dilengkapi seperti translate dari bahasa English ke Indonesia dan harus dilegalisir,” ungkap Rifa, Rabu (15/12).

“Saya kembali lagi hari Senin tapi laporan itu dianggap secara tidak langsung ditolak. Jadi saya bingung waktu hari Jum’at dibilang kurang lengkap, saya datang lagi Senin laporan saya dibilangnya harus ada laporan menteri,” imbuhnya.

Untuk mencari keadilan, Rifa selanjutnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Komnas HAM.

Sampai berita ini diturunkan Airlangga Hartarto dan Sekjen Partai juga beberapa petinggi paartai tersebut masih bungkam saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp. (Cep’s)

RELATED ARTICLES

Manohara Beauty Camp Dorong Impian Putu Bintang Putri Darmawan Raih Prestasi di Ajang Miss Teen International 2022

Putu Bintang Putri Darmawan yang didaulat mewakili Indonesia dalam ajang Miss Teen Internasional Indonesia 2022 dalam ajang kontes Mis Teen Internasional 2022 yang akan...

Aparat Hukum Jangan Lindungi Mafia Tanah

Rencana eksekusi lahan SHM No. 271/Ungasan di Ungasan, Uluwatu-Bali pada 23 Februari 2022 dan segala persoalan yang melatarbelakangi kasus ini membuka mata kita semua...

MOVFOR, Antivirus Khusus COVID-19 Pertama di Indonesia Resmi Beredar

Keadaan pandemi COVID-19 di Indonesia menuntut upaya strategis dan cepat untuk mengatasinya. Varian Omicron yang dengan cepat menyebar membuat Indonesia memasuki gelombang ketiga sehingga...

Most Popular

Manohara Beauty Camp Dorong Impian Putu Bintang Putri Darmawan Raih Prestasi di Ajang Miss Teen International 2022

Putu Bintang Putri Darmawan yang didaulat mewakili Indonesia dalam ajang Miss Teen Internasional Indonesia 2022 dalam ajang kontes Mis Teen Internasional 2022 yang akan...

Aparat Hukum Jangan Lindungi Mafia Tanah

Rencana eksekusi lahan SHM No. 271/Ungasan di Ungasan, Uluwatu-Bali pada 23 Februari 2022 dan segala persoalan yang melatarbelakangi kasus ini membuka mata kita semua...

MOVFOR, Antivirus Khusus COVID-19 Pertama di Indonesia Resmi Beredar

Keadaan pandemi COVID-19 di Indonesia menuntut upaya strategis dan cepat untuk mengatasinya. Varian Omicron yang dengan cepat menyebar membuat Indonesia memasuki gelombang ketiga sehingga...

PHDI Kecamatan Kuta Kukuhkan PHDI Kelurahan dan Berikan Dana Pembinaan 1 Juta

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) se kecamatan kuta melaksanakan pengukuhan kepengurusan PHDI Kuta beserta jajarannya sekaligus dilangsungkannya upacara secara sederhana Mejaya-Jaya yang dilaksanakan secara...

Recent Comments