Beranda Uncategorized BPOM Perketat Peredaran Makanan, Obat dan Kosmetik di Butur

BPOM Perketat Peredaran Makanan, Obat dan Kosmetik di Butur

BUTUR – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) perketat peredaran pangan, obat-obatan serta kosmetik dan barang konsumsi lainnya di Kabupaten Buton Utara (Butur). Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemda Butur guna meningkatkan efektifitas pengawasan obat dan makanan.

Kepala Balai BPOM Kendari Yoseph Nahak mengatakan, MoU ini guna memperkuat kerjasama antara Badan POM dengan Pemerintah Daerah dalam rangka koordinasi memperketat pengawasan obat dan makanan yang beredar ditengah masyarakat.

“sinergi dan kolaborasi yang intens antar dua organisasi akan lebih efektif mendorong pelaku usaha mampu membuat dan menjual produk obat dan makanan serta bahan kosmetik yang berkualitas agar bisa bersaing di pasar,”kata Yoseph saat ditemui awak di Aula Kantor Setda, Selasa, 7 Desember 2021. di Aula Kantor Setda, Selasa, 7 Desember 2021.

“Sejauh ini kita belum menemukan kesengajaan. Tetapi kalau ada kesengajaan maka kita proses secara hukum. Kita proses,” ujarnya.

Yoseph juga mengungkapkan, secara umum masih ada pelaku UMKM yang menjual pangan yang telah kadaluwarsa. Tetapi menurut dia, itu adalah hal klasik yang ada di mana-mana karena faktor kelalaian.

Kendati demikian, lanjutnya, pihaknya telah bekerjasama dengan Pemkab Butur untuk memberi edukasi kepada pelaku usaha yang mendistribusikan pangan agar pangan yang di jual itu tidak bisa kadaluwarsa.

“Dan Ini perlu kerjasama. Tidak mungkin Badan POM bisa melakukan sendiri, negara ini sangat besar, sangat luas, jadi peran pemerintah daerah sangat penting di situ. dan dalam bidang pengawasan obat dan makanan, Badan POM adalah koordinatornya,” sambungnya.

Sementara itu, bagi pelaku usaha yang mempunyai legalitas dari BPOM, Yoseph menyebut, ada dua legalitas, yakni dalam bentuk ijin edar yang dikeluarkan oleh BPOM dan ada ijin edar yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.

Dia berharap, melalui MoU bersama Pemkab Butur, bisa bersinergi untuk pemberdayaan pelaku usaha karena pelaku usaha ini banyak yang dibina oleh Pemerintah Daerah melalui OPD yanga ada.

Kata Yoseph, BPOM hadir untuk memfasilitasi proses perijinannya. Sehingga pelaku usaha naik kelas. Dari sebelumnya tidak mempunya legalitas menjadi punya legalitas.

“Punya legalitas itu maknanya adalah produknya naik mutu. Mutunya lebih baik, kemanannya lebih baik, sehingga mendapat legalitas. Itu yang kita harapkan melalui MoU hari ini,” ujarnya. (As)

RELATED ARTICLES

Manohara Beauty Camp Dorong Impian Putu Bintang Putri Darmawan Raih Prestasi di Ajang Miss Teen International 2022

Putu Bintang Putri Darmawan yang didaulat mewakili Indonesia dalam ajang Miss Teen Internasional Indonesia 2022 dalam ajang kontes Mis Teen Internasional 2022 yang akan...

Aparat Hukum Jangan Lindungi Mafia Tanah

Rencana eksekusi lahan SHM No. 271/Ungasan di Ungasan, Uluwatu-Bali pada 23 Februari 2022 dan segala persoalan yang melatarbelakangi kasus ini membuka mata kita semua...

MOVFOR, Antivirus Khusus COVID-19 Pertama di Indonesia Resmi Beredar

Keadaan pandemi COVID-19 di Indonesia menuntut upaya strategis dan cepat untuk mengatasinya. Varian Omicron yang dengan cepat menyebar membuat Indonesia memasuki gelombang ketiga sehingga...

Most Popular

Manohara Beauty Camp Dorong Impian Putu Bintang Putri Darmawan Raih Prestasi di Ajang Miss Teen International 2022

Putu Bintang Putri Darmawan yang didaulat mewakili Indonesia dalam ajang Miss Teen Internasional Indonesia 2022 dalam ajang kontes Mis Teen Internasional 2022 yang akan...

Aparat Hukum Jangan Lindungi Mafia Tanah

Rencana eksekusi lahan SHM No. 271/Ungasan di Ungasan, Uluwatu-Bali pada 23 Februari 2022 dan segala persoalan yang melatarbelakangi kasus ini membuka mata kita semua...

MOVFOR, Antivirus Khusus COVID-19 Pertama di Indonesia Resmi Beredar

Keadaan pandemi COVID-19 di Indonesia menuntut upaya strategis dan cepat untuk mengatasinya. Varian Omicron yang dengan cepat menyebar membuat Indonesia memasuki gelombang ketiga sehingga...

PHDI Kecamatan Kuta Kukuhkan PHDI Kelurahan dan Berikan Dana Pembinaan 1 Juta

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) se kecamatan kuta melaksanakan pengukuhan kepengurusan PHDI Kuta beserta jajarannya sekaligus dilangsungkannya upacara secara sederhana Mejaya-Jaya yang dilaksanakan secara...

Recent Comments