Himbauan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali yang menginginkan para penyelenggara MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) lokal menjadi prioritas utama dalam kegiatan Work From Bali didukung oleh Tokoh Pariwisata dari Desa adat Kuta, Jro Made Suparta Karang.

“Memang sudah sepatutnya PCO (profesional conference Organizer) atau EO (Event Organizer) lokal berperan secara aktif dalam Work From Bali, Jangan sampai kita hanya menjadi penonton saja, sementara penyelenggaraannya mulai dari MC sampai urusan transportasi dipegang oleh EO dari luar Bali,” kata , Jro Made Karang ketika ditemui di Denpasar, Jum’at (26/5/2021).

Sebab yang terjadi selama ini, semua urusan tamu-tamu dari luar dimonopoli oleh pihak luar, “Nah disaat Pariwisata Bali terpuruk, semestinya porsi lebih besar diberikan kepada EO lokal, Kami yakin para penyelenggara MICE lokal sudah memiliki kompetensi dan semakin profesional,” tambahnya.

Pihaknya mendukung harapan dari Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adyana yang mencetuskan tema ‘Let’s bring Bali back’ pada Gerakan Work From Bali (WFB) sehingga mendorong pemulihan ekonomi dan kebangkitan pariwisata Bali.

Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, yang telah menginisiasi program, Work From Bali (WFB) yang mendorong kementerian, lembaga negara, lembaga negara non-kementerian dan BUMN untuk melakukan kegiatan dari Bali. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here