Pewintenan Munggah Bhawati Digelar 8 Des 2019

0
3

bali.inapos.com – Hari ini ada hal yang berbeda di Desa adat Legian, Jro Mangku Sulendra dan Jro Mangku Putu Budiasih akan Pawintenan Munggah Bhawati pada hari Minggu 8 Desember mendatang dengan Ketua panitia Regig Maryusa yang telah mempersiapkan acara ini sejak jauh hari karena upacara seperti ini belum pernah ia alami.

Ada sekitar 15 Ida Pandita Mpu berkunjung ke rumah Jro Mangku Sulendra untuk memastikan berbagai kesiapannya, dari masalah kelengkapan administrasi dll. di tureksa hari ini.

Namun yang paling pokok harus ada calon Sulinggih harus punya tempat/rumah dan Kedua ada dukungan keluarga, Dadya dan Desa adat.

Terlihat acara tersebut dihadiri juga tokoh dari Majelis Luhur dan Majelis Madya Kabupaten Badung dan puluhan Ida nabe dan Ida Pandita Mpu di Jro Sari Legian, Tampak pula Guru napaknya Ida Nabe dari Grya Pangi, Guru Waktra Ida Nabe grya jaga baya, dan guru saksinya Ida Nabe Dasong dan juga Kelian Desa adat Legian beserta Kepala Lingkungan (Kaling) Legian Kaja dan Kelian Suka Duka Banjar Legian Kaja.

Setelah di cek persiapannya Guru Nabe menyampaikan bahwa sudah bisa dilanjutkan pelaksanaan upacaranya. Setiap trah/clan yang ada di bali memiliki cara masing masing dalam melaksanakan upacara kesulinggihan, Kalau dari trah/ klen pasek mau meduwi jati.

A

Jadi harus memahami dulu. Harus belajar dulu pada nabenya dan juga harus memahami Sesana dan wariga, Dll, untuk itulah tidaklah mudah Medwi Jati di trah Pasek. Hari ini pula sudah ditentukan siapa yang akan menjadi Guru Nabe dan Siapa yang ditunjuk sebagai Guru Saksi dan sebagai Guru Watra.

Tahapannya adalah, Pertama Sisya Tureksa, Kemudian Sisya Pariksa dan selanjutnya Diksa Pariksa, dan melalui Diksa Pariksa akan munggah Bhawati kemudian kalau sudah selesai belajar baru mbas atau lahir sebagai Ida Pandita Mpu. (sarjana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here