Dedi Ruslan Dukung Kelestarian Adat Dan Budaya Malaka NTT

bali.inapos.com – Ketua Dewan Penasehat Bidang Ekonomi Forum Bela Negara (FBN) Bali, Dedi Rulan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Tarian khas Malaka NTT saat menghadiri resepsi pernikahan Egidius Klau Berek (Egi) yang juga Kabid. Hukum dan HAM FBN Bali dengan Kerin Natasya putri di Gedung pertemuan Aula SMK Wira Harapan Dalung, Badung Bali, Sabtu (7/9/2019).

“Tarian lemah lembut nan anggun dengan balutan Kain adat mempunyai banyak fungsi penggunaan di masyarakat, pada umumnya, Tarian Bidu dibawakan oleh para penari putri didominasi dengan rentangan tangan dan memutar badan,” kata Dedi Ruslan, Ketua Dewan Penasehat Ekonomi Forum Bela Negara (FBN) Bali yang juga pengagum berat kesenian dan adat istiadat Malaka NTT.

Menurutnya, gerakan tarian penari  dengan gerakan tangan yang lembut dan posisi kaki berporos jalan di tempat merupakan simbol keanggunan dan ketulusan putri Tanah Timor.

“Kedepan, seyogyanya atraksi tarian khas Malaka NTT semakin sering ditampilkan diberbagai acara dan kegiatan untuk melestarikan adat dan budaya warisan leluhur,” terangnya.

Berbagai kalangan dari Advokat papan atas di Bali hadir dalam resepsi pernikahan Egi yang berlangsung meriah dengan dipandu oleh MC Kondang Tonny Kushertanto dan musik pengiring dari Ervin & Frieds, para advokat tersebut diantaranya: Simon Nahak SH, Agustinus Nahak, SH, Harmaini Hasibuan SH, Faris Valerian Libert Wangge SH, Yanuar Nahak, SH, Togar Situmoramg, SH dan sejumlah pengacara Himpunan Advokat Muda Indonesia Provinsi Bali.

Serta Tokoh masyarakat, Perwakilan Ormas di Bali dan kalangan rohaniawan yang hadir antara lain Tjandra Salim, A. A. Dewi, Pdt. Salomon, Pdt. Jonathan Soeharto dan Ketua Flobamora, Yusdi Diaz

Kedua mempelai Egidius Klau Berek (Egi) yang juga Kabid. Hukum dan HAM FBN Bali dan pasangannya Kerin Natasya putri juga diberikan wejangan dan falsafah hidup oleh para sesepuh Dr Simon Nahak, SH.

“Selamat menempuh hidup baru adikku Egi dan Kerin, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia,” tutur Agustinus Nahak, SH, MH. Ketua Umum Forum Bela Negara (FBN) Bali mengingatkan. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *